Konsep Multimedia Interaktif Berbasis Halaman Web dan Media Interaktif

dari | 5 Desember 2017
Konsep Multimedia Interaktif

Konsep Multimedia Interaktif Berbasis Halaman Web dan Media Interaktif, kali ini yang arsaskafri.com bahas. Ini merupakan KD 3.1 dan KD 4.1 dalam mata pelajaran Desain Media Interaktif pada Paket Keahlian Multimedia, adapun KD 3.1 dan KD 4.1 sebagai berikut :

3.1.    Memahami konsep multimedia interaktif berbasis halaman web dan media interaktif

4.1     Mendemontrasikan konsep multimedia interaktif berbasis halaman web dan media interaktif

Adapun tujuan dari KD 3.1 dan KD 4.1  pengunjung memahami dan mampu mendemontrasikan konsep multimedia interaktif berbasis halaman web dan media interaktif. Memahami materi ini maka dilengkapi dengan video youtube di bawah ini.

Pengertian konsep multimedia interaktif berbasis halaman web dan media interaktif

Konsep adalah sesuatu yang dipahami atau abstraksi suatu ide atau gambaran mental. Sedangkan konsep komultimedia interaktif berbasis halaman web dan media interaktif adalah memahami pemanfaatan komputer untuk membuat dan menggabungkan teks, gambar, suara, video, dan animasi dengan menggabungkan perangkat-perangkat tertentu yang dapat memungkinkan pengguna melakukan navigasi, berinteraksi dan berkomunikasi baik berbasis halaman web maupun media interaktif.

Konsep multimedia interaktif berbasis halaman web dan media interaktif

Interaksi adalah suatu fitur yang menonjol dalam multimedia yang memungkinkan pembelajaran yang aktif (active learning). Pembelajaran yang aktif tidak saja memungkinkan pengguna melihat atau mendengar (see and hear) tetapi juga melakukan sesuatu (do). Dalam konteks multimedia do disini dapat berupa memberikan respon terhadap pertanyaan yang diajukan komputer atauaktif dalam simulasi yang disediakan komputer.

Multimedia interaktif terbagi menjadi dua, yaitu:

  • Hierarchycal, pemakai memiliki pelihan, terhadap topik-topik dapat menjadi subtopik.

multimedia interaktif hierarchical

Gambar 1. Diagram multitimedia interaktif hierarchical

  • Non-linear, memungkinkan pemakai untuk bebas bergerak untuk melihat isi materi dengan cara berinteraksi. Tidak ada yang dipaksakan, pemakai dapat bergerak bebas ke materi manapun.

Gambar 2. Diagram multitimedia interaktif nonlinear

Keunggulan multimedia dalam hal interaktivitas adalah media ini secara inheren memaksa pengguna untuk berinteraksi dengan materi. Interaksi ini bervariasi dari yang paling sederhana hingga yang kompleks. Interaksi sederhana misalnya pengguna harus menekan keyboard atau melakukan klik dengan mouse untuk berpindah-pindah halaman (display) atau memasukkan jawaban dari suatu latihan dan komputer merespon dengan memberikan jawaban yang benar melalui suatu umpan balik (feedback). Interaksi yang komplek misalnya aktivitas di dalam suatu simulasi sederhana dimana pengguna bisa mengubah-ubah suatu variabel tertentu atau simulasi komplek seperti simulasi menerbangkan pesawat udara.

Pembelajaran selalu memerlukan interaksi. Interaksi diperlukan agar materi lebih mudah diserap dan dimengerti serta menghindari kebosanan. Interaksi terjadi saat siswa tidak berperan sebagai penerima informasi secara pasif, namun terlibat dalam pembelajaran dengan cara memberikan aksi yang akan ditanggapi oleh materi pembelajaran.

Lingkungan pembelajaran yang interaktif adalah pembelajaran yang memiliki kemampuan untuk memberikan tanggapan terhadap tindakan siswa, sehingga siswa dapat mengendalikan bagaimana penyampaian, berbentuk penyajian dan isi pelajaran. Pengendalian penyampaian pelajaran meliputi tahapan (mengubah kecepatan penyampaian pelajaran) dan urutan (mengubah cara penyampaian). Pengendalian terhadap bentuk penyajian membuat siswa dapat memilih bentuk-bentuk penyajian materi (penyajian yang dinamis, sudut pandang, contoh-contoh). Kendali terhadap isi pelajaran meliputi pemilihan sejumlah informasi (umpan balik singkat atau secara luas, bantuan), memecah informasi menjadi bagian yang dapat di pahami dengan tepat (memperbesar/memperkecil), memilih bagian pelajaran yang akan dipelajari (navigasi menuju bagian tertentu, memilih menu).

Terdapat beberapa tingkat interaktif dalam pembelajaran berbasis komputer, yaitu umpan balik, manipulasi, adaptasi dan komunikasi.

Tingkat umpan balik

merupakan   tingkat   interaktif   yang   paling   rendah,   berkaitan   dengan  tersedianya  umpan  balik  terhadap  tindakan  siswa  yang telah  ditentukan  sebelumnya, misalnya langkah langkah penyelesaian masalah, pertanyaan, jawaban, tombol lanjut yang disembunyikan. Umpan balik dapat diberikan secara langsung atau di  tunda untuk  beberapa  saat,  sederhana,  bersifat  korektif  (ya-tidak,  benar-salah),  penjelasan  (misalnya  penjelasan  suatu prinsip, kata-kata referensi, daftar kata, bantuan), dengan atau tanpa kendali siswa (umpan balik otomatis atau umpan balik on demand).

Tingkat manipulasi

meliputi perubahan secara real time atau transformasi informasi  sebagai  tanggapan  atas  tindakan  siswa.  Berkebalikan  dengan tanggapan ditingkat   sebelumnya,   tingkat   manipulasi   menyediakan tanggapan yang fleksibel danbervariasi. Tingkat interaktif ini ada dua macam, yaitu

  • kendali siswa, misalnya memindahkan obyek menggunakan teknik drag and drop, memutar obyek, manipulasi simulasi dengan memasukkan nilai tertentu sebagai parameter input, memilih pilihan jawaban,
  • kendali sistem  secara  penuh,  misalnya  menampilkan simulasi  atau visualisasi  dinamis  (animasi,  rotasi)  yang  menunjukkan  suatu  proses kepada siswa sebagai tanggapan terhadap tindakan mereka.

Tingkat adaptasi

meliputi tanggapan yang disesuaikan dengan kebiasaan siswa sebelumnya. Tingkat ini secara dinamis menyesuaikan pilihan tugas pembelajaran,  prosedur  dan  format  instruksional  berdasarkan informasi tentang tindakan dan kebiasaan siswa secara online. Tampilan selanjutnya ditentukan secara real time berdasarkan tindakan yang dilakukan siswa saat ini dan yang telah dilakukan sebelumnya. Interaksi adaptif dapat berupa kendali sistem (adaptasi otomatis) atau kendali siswa (misal sistem penasihat yang memberikan pilihan kemungkinan untuk dipilih oleh siswa).

Tingkat  komunikasi

direpresentasikan  dengan  lingkungan  pembelajaran online  dinamis  yang fleksibel,  tanggapan  terhadap  tindakan  siswa  tidak ditentukan   sebelumnya.   Tingkat   ini   dapat   mencakup   tingkat-tingkat sebelumnya,  misalnya umpan  balik  dinamis,  manipulasi,  pemilihan  tugas pribadi secara real time dan penyesuaian informasi. Secara teknis, level ini membutuhkan kanal komunikasi sinkron atau tak sinkron antar antara siswa dengan guru. salah satu contoh tingkat komunikasi adalah e-learning. untuk lebih memahami elearning, saksikan video youtube di bawah ini.

bagi yang berminat dengan modulnya silakan download.

Silakan download modul *.pdf, di sini

Demikian saja postingan arsaskafri.com kali ini, semoga bermanfaat dan mohon maaf kalau ada salah. Terakhir kalau ada kritik, saran, dan pertanyaan boleh tulis dikolom komentar di bawah. Terima kasih.

klik di sini atau gambar ke home

home

Silakan Bagikan:

2 thoughts on “Konsep Multimedia Interaktif Berbasis Halaman Web dan Media Interaktif

  1. DemetriusBold

    I have checked your site and i have found some duplicate content, that’s why you don’t rank high
    in google’s search results, but there is a tool that can help
    you to create 100% unique content, search for; SSundee advices unlimited
    content for your blog

    Reply
  2. NealBold

    I have checked your website and i’ve found some duplicate content, that’s why you don’t rank
    high in google, but there is a tool that can help you to create 100% unique articles, search for: SSundee advices unlimited content for your blog

    Reply

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*